Surah Asy-Syurra
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
- Haa, Miim.
- Ain, Siin, Qaaf.
- Sebagaimana yang terkandung dalam surah ini dan surah-surah yang lain - diwahyukan
kepadamu (wahai Muhammad) dan kepada Rasul-rasul yang terdahulu daripadamu, oleh Allah
Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
- Dia lah yang mempunyai dan menguasai segala yang ada di langit dan yang ada di
bumi; dan Dia lah Yang Tertinggi keadaanNya, lagi Maha Besar (kekuasaanNya).
- Alam langit nyaris-nyaris pecah dari sebelah atasnya (kerana
ngeri dan takutnya kepada kemurkaan Allah terhadap penduduk bumi yang lupakan kebesaran
Allah sehingga menyeleweng dari jalan yang benar); dan malaikat bertasbih dengan memuji
Tuhannya serta memohon ampun bagi makhluk-makhluk yang ada di bumi. Ingatlah! Sesungguhnya
Allah, Dia lah Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
- Dan (sebaliknya) orang-orang yang menjadikan sesuatu yang lain dari Allah sebagai
pelindung (yang disembah dan diharapkan pertolongannya), Allah sentiasa mengawasi tingkah
laku mereka (serta akan membalasnya); dan engkau (wahai Muhammad hanyalah penyampai)
bukanlah menjadi wakil yang menguasai soal (bawaan dan amalan) mereka.
- Dan sebagaimana Kami tetapkan engkau hanya penyampai, Kami
wahyukan kepadamu Al-Quran dalam bahasa Arab, supaya engkau memberi peringatan dan amaran
kepada (penduduk) "Ummul-Qura" dan sekalian penduduk dunia di sekelilingnya,
serta memberi peringatan dan amaran mengenai hari perhimpunan (hari kiamat) - yang tidak
ada syak tentang masa datangnya; (pada hari itu) sepuak masuk Syurga dan sepuak lagi masuk
neraka.
- Dan jika Allah menghendaki, tentulah Ia menjadikan mereka satu umat (yang bersatu
dalam ugama Allah yang satu); akan tetapi Allah (tidak merancang yang demikian bahkan Ia
akan) memasukkan sesiapa yang dikehendakiNya ke dalam rahmatNya (menurut peraturan yang
telah ditetapkan); dan orang-orang yang zalim tidak ada baginya sesiapapun yang dapat
memberikan perlindungan dan pertolongan.
- Tidaklah patut mereka menjadikan sesuatu yang lain dari Allah sebagai
pelindung-pelindung (yang disembah dan dipuja) kerana Allah jualah Pelindung yang
sebenar-benarnya, dan Dia lah yang menghidupkan makhluk-makhluk yang mati. Dan (ingatlah),
Ia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
- Dan (katakanlah wahai Muhammad kepada pengikut-pengikutmu): "Apa jua perkara
ugama yang kamu berselisihan padanya maka hukum pemutusnya terserah kepada Allah; Hakim
yang demikian kekuasaanNya ialah Allah Tuhanku; kepadaNyalah aku berserah diri dan
kepadaNyalah aku rujuk kembali (dalam segala keadaan)".
- Dia lah yang menciptakan langit dan bumi; Ia menjadikan bagi kamu
pasangan-pasangan dari jenis kamu sendiri, dan menjadikan dari jenis binatang-binatang
ternak pasangan-pasangan (bagi bintang-binatang itu); dengan jalan yang demikian
dikembangkanNya (zuriat keturunan) kamu semua. Tiada sesuatupun yang sebanding dengan
(ZatNya, sifat-sifatNya, dan pentadbiranNya) dan Dia lah Yang Maha Mendengar, lagi Maha
Melihat.
- Dia lah jua yang menguasai urusan dan perbendaharaan langit dan bumi; Ia
memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut peraturan yang telah
ditetapkan), dan Dia juga yang menyempitkannya (menurut peraturan itu); sesungguhnya Ia
Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.
- Allah telah menerangkan kepada kamu - di antara perkara-perkara ugama yang Ia
tetapkan hukumnya - apa yang telah diperintahkanNya kepada Nabi Nuh, dan yang telah Kami
(Allah) wahyukan kepadamu (wahai Muhammad), dan juga yang telah Kami perintahkan kepada
Nabi Ibrahim dan Nabi Musa serta Nabi Isa, iaitu: "Tegakkanlah pendirian ugama, dan
janganlah kamu berpecah belah atau berselisihan pada dasarnya". Berat bagi
orang-orang musyrik (untuk menerima ugama tauhid) yang engkau seru mereka kepadanya. Allah
memilih serta melorongkan sesiapa yang dikehendakiNya untuk menerima ugama tauhid itu, dan
memberi hidayah petunjuk kepada ugamaNya itu sesiapa yang rujuk kembali kepadaNya (dengan
taat).
- Dan umat tiap-tiap Rasul tidak berpecah belah dan berselisihan (dalam menjalankan
ugama Allah) melainkan setelah sampai kepada mereka ajaran-ajaran yang memberi mereka
mengetahui (apa yang disuruh dan apa yang dilarang); berlakunya (perselisihan yang
demikian) semata-mata kerana hasad dengki sesama sendiri. Dan kalaulah tidak kerana telah
terdahulu kalimah ketetapan dari Tuhanmu (untuk menangguhkan hukuman) hingga ke suatu masa
yang tertentu, tentulah dijatuhkan hukuman azab dengan serta-merta kepada mereka. Dan
sesungguhnya orang-orang yang diberikan Allah mewarisi Kitab ugama kemudian daripada
mereka, berada dalam keadaan syak yang menggelisahkan terhadap Kitab itu.
- Oleh kerana yang demikian itu, maka serulah (mereka - wahai
Muhammad - kepada berugama dengan betul), serta tetap teguhlah engkau menjalankannya
sebagaimana yang diperintahkan kepadamu, dan janganlah engkau menurut kehendak hawa nafsu
mereka; sebaliknya katakanlah: "Aku beriman kepada segala Kitab yang diturunkan oleh
Allah, dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu. Allah jualah Tuhan kami
dan Tuhan kamu. Bagi kami amal kami dan bagi kamu amal kamu. Tidaklah patut ada sebarang
pertengkaran antara kami dengan kamu (kerana kebenaran telah jelas nyata). Allah akan
menghimpunkan kita bersama (pada hari kiamat), dan kepadaNyalah tempat kembali semuanya
(untuk dihakimi dan diberi balasan)".
- Dan orang-orang yang berhujah menyangkal dan membantah tentang kebenaran ugama
Allah sesudah disambut dan diterima ugamaNya itu - bantahan (dan tuduhan palsu) mereka itu
sia-sia belaka di sisi Tuhan mereka. Dan mereka pula ditimpa kemurkaan (dari Allah) serta
mereka beroleh azab seksa yang seberat-beratnya.
- Allah yang menurunkan Kitab Suci dengan membawa kebenaran, dan
menurunkan keterangan yang menjadi neraca keadilan. Dan apa jalannya engkau dapat
mengetahui? Boleh jadi hari kiamat itu sudah hampir (masa datangnya).
- Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat itu meminta (secara
mengejek-ejek) supaya disegerakan kedatangannya, dan (sebaliknya) orang-orang yang beriman
merasa takut ngeri kepadanya serta mereka mengetahui dengan yakin bahawa ia adalah benar.
Ketahuilah! Sesungguhnya orang-orang yang membantah mengenai hari kiamat itu, tetap berada
dalam kesesatan yang jauh terpesong.
- Allah Maha Lembut tadbirNya (serta melimpah-limpah kebaikan dan belas kasihanNya)
kepada hamba-hambaNya; Ia memberi rezeki kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut
peraturan yang telah ditetapkan), dan Dia lah Yang Maha Kuat, lagi Maha Kuasa.
- Sesiapa yang menghendaki (dengan amal usahanya) mendapat faedah di akhirat, Kami
akan memberinya mendapat tambahan pada faedah yang dikehendakinya; dan sesiapa yang
menghendaki (dengan amal usahanya) kebaikan di dunia semata-mata, Kami beri kepadanya dari
kebaikan dunia itu (sekadar yang Kami tentukan), dan ia tidak akan beroleh sesuatu
bahagian pun di akhirat kelak.
- Patutkah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang menentukan - mana-mana bahagian dari
ugama mereka - sebarang undang-undang yang tidak diizinkan oleh Allah? Dan kalaulah tidak
kerana kalimah ketetapan yang menjadi pemutus (dari Allah, untuk menangguhkan hukuman
hingga ke suatu masa yang tertentu), tentulah dijatuhkan azab dengan serta-merta kepada
mereka (yang berbuat demikian). Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan beroleh
azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
- (Pada hari kiamat) engkau akan melihat orang-orang yang zalim takut ngeri (akan
balasan buruk) bagi kejahatan-kejahatan yang mereka telah lakukan, sedang azab seksa itu
tetap menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh (bersenang-lenang)
dalam taman-taman Syurga; mereka beroleh apa sahaja yang mereka ingini di sisi Tuhan
mereka; yang demikian itu ialah limpah kurnia yang besar.
- (Limpah kurnia yang besar) itulah yang Allah gembirakan
(dengannya): hamba-hambaNya yang beriman dan beramal soleh. Katakanlah (wahai Muhammad):
"Aku tidak meminta kepada kamu sebarang upah tentang ajaran Islam yang aku sampaikan
itu, (yang aku minta) hanyalah kasih mesra (kamu terhadapku) disebabkan pertalian kerabat
(yang menghubungkan daku dengan kamu supaya aku tidak disakiti)". Dan sesiapa yang
mengerjakan sesuatu perkara yang baik, Kami tambahi kebaikan baginya (dengan menggandakan
pahala) kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi sentiasa membalas dengan
sebaik-baiknya (akan orang-orang yang bersyukur kepadaNya).
- (Orang-orang kafir tidak mengakui kerasulan Nabi Muhammad) bahkan mereka
mengatakan: "Ia telah mereka-reka perkara dusta terhadap Allah" (Sebenarnya
tidak patut mereka berkata demikian) kerana Allah berkuasa - jika Ia menghendaki - menutup
hatimu (dan ingatanmu daripada menyatakan apa yang engkau telah nyatakan itu, tetapi Allah
tidak menghendaki yang demikian, bahkan Ia memberi kuasa menyampaikan perintahNya, maka
semua kenyataan yang engkau sampaikan adalah benar belaka). Dan sememangnya Allah tetap
menghapuskan perkara yang salah serta Ia menetapkan yang benar dengan kalimah-kalimah
wahyuNya dan keputusanNya. Sesungguhnya Ia Maha Mengetahui akan segala (isi hati) yang
terkandung di dalam dada.
- Dan Dia lah Tuhan yang menerima taubat dari hamba-hambaNya (yang bertaubat) serta
memaafkan kejahatan-kejahatan (yang mereka lakukan); dan Ia mengetahui akan apa yang kamu
semua kerjakan.
- Dan Ia memperkenankan doa permohonan orang-orang yang beriman serta beramal soleh,
dan Ia menambahi mereka dari limpah kurniaNya (selain dari yang mereka pohonkan). Dan
(sebaliknya) orang-orang yang kafir, disediakan bagi mereka azab seksa yang
seberat-beratnya.
- Dan kalaulah Allah memewahkan rezeki bagi setiap hambaNya, nescaya mereka akan
melampaui batas di bumi (dengan perbuatan-perbuatan liar durjana); akan tetapi Allah
menurunkan (rezekiNya itu) menurut kadar yang tertentu sebagaimana yang dikehendakiNya.
Sesungguhnya Ia Mengetahui dengan mendalam akan segala keadaan hambaNya, lagi Melihat
dengan nyata.
- Dan Dia lah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa, dan Ia pula
menyebarkan rahmatNya merata-rata. Dan (ingatlah) Dia lah pengawal (yang melimpahkan
ihsanNya), lagi Yang Maha Terpuji.
- Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah kejadian langit dan bumi serta segala
yang Ia biakkan pada keduanya dari makhluk-makhluk yang melata; dan Ia Maha Kuasa
menghimpunkan mereka semuanya apabila Ia kehendaki (melakukannya).
- Dan apa jua yang menimpa kamu dari sesuatu kesusahan (atau bala bencana), maka ia
adalah disebabkan apa yang kamu lakukan (dari perbuatan-perbuatan yang salah dan berdosa);
dan (dalam pada itu) Allah memaafkan sebahagian besar dari dosa-dosa kamu.
- Dan kamu tidak akan dapat melemahkan kuasa Allah (daripada menimpakan kamu dengan
bala bencana, walaupun kamu melarikan diri di mana sahaja) di muka bumi (atau di langit);
dan kamu juga tidak akan beroleh sesiapapun yang lain dari Allah. - sebagai pelindung atau
pemberi pertolongan.
- Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah kapal-kapal (yang besar tinggi)
seperti gunung, belayar laju merempuh lautan.
- Jika Ia kehendaki, Ia menghentikan tiupan angin, maka tinggalah kapal-kapal itu
terapung-apung di muka lautan. Sesungguhnya yang demikian mengandungi tanda-tanda (yang
besar pengajarannya) bagi tiap-tiap seorang (mukmin) yang sentiasa bersikap sabar, lagi
sentiasa bersyukur.
- Atau (jika Ia kehendaki) Ia binasakan kapal-kapal itu disebabkan dosa-dosa yang
dilakukan oleh orang-orangnya, (lalu setengahnya dibiarkan mati lemas) dan (setengahnya
diselamatkan dengan jalan) Ia memaafkan sebahagian besar dari dosa-dosa mereka.
- (Berlakunya yang demikian supaya nyata kekuasaan Kami) dan supaya orang-orang yang
membantah ayat-ayat keterangan Kami mengetahui, bahawa mereka tidak akan dapat jalan
melepaskan diri (dari azab seksa).
- Oleh itu, apa jua yang diberikan kepada kamu, maka ia hanyalah nikmat kesenangan
hidup di dunia ini sahaja, dan (sebaliknya) apa yang ada di sisi Allah (dari pahala hari
akhirat) adalah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan yang berserah
bulat-bulat kepada Tuhannya;
- Dan juga (lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa
besar serta perbuatan-perbuatan yang keji; dan apabila mereka marah (disebabkan perbuatan
yang tidak patut terhadap mereka), mereka memaafkannya;
- Dan juga (lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menyahut dan menyambut
perintah Tuhannya serta mendirikan sembahyang dengan sempurna; dan urusan mereka
dijalankan secara bermesyuarat sesama mereka; dan mereka pula mendermakan sebahagian dari
apa yang Kami beri kepadanya;
- Dan juga (lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang apabila ditimpa
sesuatu perbuatan secara zalim, mereka hanya bertindak membela diri (sepadan dan tidak
melampaui batas).
- Dan (jika kamu hendak membalas maka) balasan sesuatu kejahatan ialah kejahatan
yang bersamaan dengannya; dalam pada itu sesiapa yang memaafkan (kejahatan orang) dan
berbuat baik (kepadanya), maka pahalanya tetap dijamin oleh Allah (dengan diberi balasan
yang sebaik-baiknya). Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang berlaku zalim.
- Dan sesungguhnya orang yang bertindak membela diri setelah ia dizalimi, maka
mereka yang demikian keadaannya, tidak ada sebarang jalan hendak menyalahkan mereka.
- Sesungguhnya jalan (untuk menyalahkan) hanyalah terhadap orang-orang yang
melakukan kezaliman kepada manusia dan bermaharajalela di muka bumi dengan tiada sebarang
alasan yang benar. Mereka itulah orang-orang yang beroleh azab seksa yang tidak berperi
sakitnya.
- Dalam pada itu (ingatlah), orang yang bersabar dan memaafkan (kesalahan orang
terhadapnya), sesungguhnya yang demikian itu adalah dari perkara-perkara yang dikehendaki
diambil berat (melakukannya).
- Dan sesiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada baginya sesudah itu
sesiapapun yang dapat menolongnya. Dan engkau akan melihat orang-orang yang zalim semasa
mereka menyaksikan azab (pada hari kiamat) berkata: "Adakah sebarang jalan untuk kami
kembali ke dunia?"
- Dan engkau juga akan melihat mereka didedahkan kepada neraka dalam keadaan tunduk
membisu dengan sebab kehinaan (yang mereka rasai) sambil memandang (ke neraka itu) hanya
dengan mengerling (kerana gerun takut). Dan orang-orang yang beriman pula berkata:
"Sesungguhnya orang-orang yang rugi (dengan sebenar-benarnya) ialah mereka yang
merugikan dirinya sendiri dan pengikut-pengikutnya pada hari kiamat (dengan sebab mereka
memilih perbuatan derhaka di dunia). Ingatlah! Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu
berada dalam azab seksa yang kekal".
- Dan tiadalah bagi mereka sebarang penolong - yang lain dari Allah - yang dapat
memberikan pertolongan kepada mereka; dan sesiapa yang disesatkan oleh Allah (disebabkan
pilihannya yang salah) maka tidak ada baginya sebarang jalan (untuk mendapat hidayah
petunjuk).
- Sahut dan sambutlah seruan Tuhan kamu (yang mengajak kamu beriman), sebelum
datangnya dari Allah - hari yang tidak dapat ditolak; pada hari itu tidak ada bagi kamu
tempat berlindung (dari azabNya), dan tidak ada pula bagi kamu sebarang alasan untuk
menafikan (kesalahan yang kamu telah lakukan).
- Oleh itu, jika mereka berpaling ingkar, maka Kami tidak mengutusmu (wahai
Muhammad) sebagai pengawas terhadap mereka; tugasmu tidak lain hanyalah menyampaikan (apa
yang diperintahkan kepadamu). Dan (ingatlah) sesungguhnya apabila Kami memberi manusia
merasai sesuatu rahmat dari Kami, ia bergembira dengannya; dan (sebaliknya) jika mereka
ditimpa sesuatu kesusahan disebabkan dosa-dosa yang mereka lakukan, maka (mereka segera
membantah serta melupakan rahmat yang mereka telah menikmatinya, kerana) sesungguhnya
manusia itu sangat tidak mengenang nikmat-nikmat Tuhannya.
- Bagi Allah jualah hak milik segala yang ada di langit dan di
bumi; Ia menciptakan apa yang dikehendakiNya; Ia mengurniakan anak-anak perempuan kepada
sesiapa yang dikehendakiNya, dan mengurniakan anak-anak lelaki kepada sesiapa yang
dikehendakiNya.
- Atau Ia mengurniakan mereka kedua-duanya - anak-anak lelaki
dan perempuan, dan Ia juga menjadikan sesiapa yang dikehendakiNya: mandul. Sesungguhnya Ia
Maha Mengetahui, lagi Maha Kuasa.
- Dan tidaklah layak bagi seseorang manusia bahawa Allah berkata-kata dengannya
kecuali dengan jalan wahyu (dengan diberi ilham atau mimpi), atau dari sebalik dinding
(dengan mendengar suara sahaja), atau dengan mengutuskan utusan (malaikat) lalu utusan itu
menyampaikan wahyu kepadanya dengan izin Allah akan apa yang dikehendakiNya. Sesungguhnya
Allah Maha Tinggi keadaanNya, lagi Maha Bijaksana.
- Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) - Al-Quran sebagai roh (yang
menghidupkan hati perintah Kami; engkau tidak pernah mengetahui (sebelum diwahyukan
kepadamu): apakah Kitab (Al-Quran) itu dan tidak juga mengetahui apakah iman itu; akan
tetapi Kami jadikan Al-Quran: cahaya yang menerangi, Kami beri petunjuk dengannya sesiapa
yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya engkau (wahai Muhammad)
adalah memberi petunjuk dengan Al-Quran itu ke jalan yang lurus,
- Iaitu jalan Allah yang memiliki dan menguasai segala yang ada di langit dan yang
ada di bumi. Ingatlah! Kepada Allah jualah kembali segala urusan.